Tuesday, June 26, 2018

Saya, Piala Dunia, dan Game Sepak Bola

ilustrasi Pokemon bermain sepak bola. (sumber gambar: knowyourmeme.com)

Halo Sahabat Gamer, saya Gamer Jalanan, tentunya di bulan Juni ini ada di antara kalian yang tengah terkena demam Piala Dunia Rusia 2018. Khususnya bagi para penggemar game sepak bola, pasti tidak ketinggalan kan menyaksikan setiap pertandingannya yang ditayangkan di Trans TV. Termasuk saya juga, ikut “terhipnotis” dengan gelaran akbar empat tahun sekali ini. Ya walaupun saya mesti menyaksikan pertandingannya di stasiun televisi Thailand, karena siaran Trans TV diacak di daerah saya.

Well bicara sepak bola dan video game, keduanya saat ini seakan tak bisa dipisahkan. Sejak industri video game modern berkembang, sepak bola termasuk salah satu olahraga yang diadaptasi ke dalam format video game. Mulai zaman Atari, hingga yang terkini yaitu PlayStation 4 (PS4), sudah sangat banyak video game sepak bola yang diluncurkan dan dimainkan para gamer di seluruh dunia. Khususnya mereka yang doyan sepak bola.

Friday, May 25, 2018

'Grand Theft Auto: Chinatown Wars', Balas Dendam di Pecinan

Official artwork dengan ciri khas GTA,
Halo Sahabat Gamer, saya Gamer Jalanan, menyapa sahabat gamer semuanya setelah cukup lama tak mengisi blog ini. Well, setelah kembali berkiprah di media massa sekira setahun yang lalu, saya memang cukup sibuk dengan beragam pekerjaan. Hingga sempat terpikir untuk mematikan saja blog ini.

Tapi kemudian saat saya membaca lagi tulisan-tulisan saya, Gamer Jalanan, saya pikir saya akan melanjutkan apa yang sudah saya mulai. Saya lihat ada beberapa komentar yang masuk di artikel-artikel buatan saya di blog ini, Gamer Jalanan. Hal ini membuat saya termotivasi untuk kembali menulis, setelah tulisan terakhir saya tentang 5 Game Spider-Man Terbaik

Saturday, February 17, 2018

5 Game Spider-Man Terbaik Versi Saya

Sumber gambar: thegamerstop.com
Halo Sahabat Gamer, saya Gamer Jalanan, kali ini akan menulis tentang lima video game bertema Spider-Man terbaik. Sebelumnya saya ingin bercerita bahwa Spider-Man merupakan salah satu superhero favorit saya, setelah Batman tentunya. Dari kecil saya suka mengikuti serial manusia laba-laba ini mulai komik, kartun, hingga video game. Saya ingat di kamar saya dulu pernah saya pasang poster Spider-Man yang saya beli di alun-alun.

Sebagai superhero favorit, tentu saja ada keinginan dalam diri saya , khususnya ketika masih kanak-kanak dulu, untuk bisa menjadi Spider-Man. Tentu hal ini tidak mungkin diwujudkan di dunia nyata dan semuanya tahu itu. Apalagi saya baca penelitian ilmiah terbaru menyatakan serat menempel ke dinding atau langit-langit ala Peter Parker tak mungkin bisa menahan berat badan manusia.

Sunday, January 7, 2018

Nintendo DS, Setelah Satu Dekade (bagian 2)

Nintendo DS Lite milik saya.

Karena di luar dugaan cerita saya, Gamer Jalanan, tentang NDS ini begitu panjang, maka saya putuskan untuk membaginya menjadi dua bagian. Jadi buat kalian sahabat gamer yang hendak membaca catatan ini, pastikan kalian lebih dulu membaca bagian pertamanya di sini (klik).

Selepas kuliah, saya bekerja di sebuah bank di Samarinda. Dalam waktu luang saya di kantor, terkadang saya memainkan game-game NDS melalui emulator DeSmume. Biasanya game-game yang tidak membutuhkan kontrol layar sentuh, kebanyakan game RPG seperti Pokemon atau Dragon Quest. Pernah suatu ketika rekan saya memergoki saya sedang bermain game NDS lewat emulator dan menyebut saya suka memainkan game yang bercerita ketimbang game-game yang tak perlu membaca.

Nintendo DS, Setelah Satu Dekade (bagian 1)

Nintendo DS Lite milik saya.
Halo sahabat gamer, saya Gamer Jalanan, rasanya sudah sangat lama sejak saya menulis artikel terakhir di blog ini. Mungkin sudah ada satu tahun lebih ya saya hiatus menulis di blog ini. Terkahir saya menulis Oktober 2016, dan sekarang sudah Januari 2018 saja. Well, bagi para pembaca setia blog Gamer Jalanan, saya minta maaf atas kekosongan di blog ini selama satu tahun lebih, karena saya disibukkan dengan pekerjaan saya setelah saya kembali menjadi seorang kuli tinta.

Menariknya adalah, meskipun tidak ada update hingga waktu yang begitu lama, tapi saya perhatikan jumlah like di fanpage Gamer Jalanan yang ada di Facebook terus bertambah dari waktu ke waktu. Sehingga saya cukup percaya diri untuk menyimpulkan bahwa artikel-artikel dalam blog ini rupanya banyak yang membaca. Bukan tidak mungkin bila sahabat gamer menunggu artikel-artikel terbaru di blog ini.

Thursday, November 3, 2016

10 Game Mega Drive/Genesis Terbaik Versi Saya

(sumber gambar: dailystar.co.uk)
Sahabat gamer yang besar di tahun 90-an pasti sudah akrab dengan nama Sega. Ya, nama perusahaan ini memang menjadi personifikasi video game kala itu di samping Nintendo. Adapun yang menjadikan nama mereka dikenal adalah konsol 16-bit buatan mereka yang bernama Sega Mega Drive atau Sega Genesis. Dirilis tahun 1988, konsol yang meneruskan Sega Master System ini memulai era baru persaingan konsol video game berkat strategi yang terbilang berani.

Sebagaimana Nintendo untuk NES, para gamer Indonesia kala itu secara sederhana menyebut konsol ini dengan nama 'Sega' saja. Sementara di Eropa dan Amerika, konsol ini memiliki nama yang berbeda, Ya, perbedaan nama ini memang cukup merepotkan, di mana para gamer Eropa dan Jepang menyebut konsol ini dengan nama Mega Drive sementara gamer Amerika menyebutnya dengan nama Genesis. Agar lebih singkat dan tidak bingung, dalam artikel ini saya akan menyebutnya Mega Drive, karena nama itulah yang saya kenal saat saya masih kecil dulu, sekalipun nama Genesis yang lebih populer. Tapi untuk tag artikel ini, saya menggunakan kata 'genesis'.

Hasrat Berjualan Kopi Sehat di Dunia Maya

(sumber gambar: genesistransformation.com)
Halo sahabat gamer di manapun berada, saya Gamer Jalanan, kali ini saya ingin menceritakan salah satu impian saya yang Insya Allah akan saya wujudkan dalam waktu dekat. Impian tersebut adalah memiliki bisnis sendiri, dalam hal ini berdagang. Keinginan untuk memiliki usaha saya sendiri sebenarnya sudah muncul sejak lama, sejak saya masih duduk di bangku sekolah menengah atas. Akan tetapi saat itu saya masih belum tahu jenis bisnis seperti apa yang ingin saya geluti. Saya masih belum tahu mau menjual jenis barang atau jasa seperti apa.

Karena belum memiliki pandangan yang jelas itulah sehingga keinginan berwiraswasta mandiri tersebut pun menjadi terlupakan. Kesibukan saya bekerja sebagai karyawan membuat saya tidak sempat memikirkan peluang-peluang bisnis yang bisa saya lakukan. Selain itu, saya juga belum memiliki modal yang cukup untuk memulai usaha. Hingga kemudian seiring perjalanan waktu, keinginan berwiraswasta kembali muncul setelah beberapa kali saya bertemu para pengusaha sukses yang menjadi narasumber saya. Pekerjaan sebagai wartawan memang menuntut saya bertemu banyak orang, termasuk para pengusaha.