Showing posts with label ninja gaiden. Show all posts
Showing posts with label ninja gaiden. Show all posts

Sunday, January 26, 2020

‘Ninja Gaiden: Dragon Sword’, Aksi Terbaik Stylus Nintendo DS

Artwork Ninja Gaiden: Dragon Sword.
HALO Sahabat Gamer, saya Retro Lukman Gamer Jalanan, pekerjaan dan penyakit membuat saya menjadi terlalu lelah (dan terlalu malas) untuk menulis di blog. Namun sebagai seorang blogger yang hobi menulis, khususnya menulis blog, rasanya sangat tidak menyenangkan bila tidak melakukan hobi ini dalam beberapa waktu.

Jadi kali ini saya mengulas tentang game Nintendo DS (NDS) yaitu ‘Ninja Gaiden: Dragon Sword’. Seperti judulnya, game ini merupakan bagian dari serial Ninja Gaiden yang kerap disebut sebagai salah satu serial game paling sulit yang pernah ada. Baik trilogi aslinya di era Nintendo 8-bit NES, atau di era modern, era 2000-an.

Saturday, October 15, 2016

Satu Jam Bermain 'Ninja Gaiden 3: Razor’s Edge'

(sumber gambar: giantbomb.com)
Satu jam tidaklah cukup untuk bermain video game. Apalagi video game zaman sekarang memiliki rentang waktu permainan hingga berjam-jam dengan tingkat kesulitan yang memaksa kalian memainkannya berulang-ulang. Tapi satu jam terbilang cukup untuk memberikan kesan kepada gamer mengenai tampilan game tersebut, dari segi visual, audio, dan gameplay. Dan bagi saya, Gamer Jalanan, satu jam sudah cukup untuk mengetahui bagaimana keseluruhan permainan bakal berjalan, dan cukup waktu untuk menentukan melanjutkan permainan atau menghentikannya.

Video game selalu memberikan tantangan berkat tingkat kesulitan yang dihadirkannya. Di antaranya ada yang mudah ditaklukkan, ada yang sedang-sedang saja, ada juga yang sangat sulit untuk dimenangkan. Kali ini saya akan membahas yang terakhir, yaitu salah satu serial game paling sulit yang pernah dibuat: Ninja Gaiden. Saya mengenal Ninja Gaiden pertama kali di era NES 8-bit, lewat trilogi gamenya yang menurut saya merupakan salah satu trilogi video game terbaik. Serial game side-scrolling action platformer ini menantang saya hingga ke level tertinggi, yang sanggup membuat frustrasi.